Umroh Reguler vs Umroh Plus: Mana yang Cocok untukmu?

Kamu mungkin pernah melihat dua brosur berdampingan. Yang satu menawarkan sekitar 9 sampai 12 hari fokus di Makkah dan Madinah, yang satu lagi menambahkan Turki, Dubai, atau Mesir di tengahnya. Sama-sama umroh, tapi pengalamannya bisa sangat berbeda.

Perbedaan pokoknya

  • Umroh Reguler
    Fokus ibadah dilaksanakan di Makkah dan Madinah dengan durasi yang lebih singkat ketimbang Umroh Plus. Oleh karena itu, ritme ibadah dengan Umroh Reguler cenderung lebih padat, namun Umroh Reguler dikenakan biaya yang lebih terjangkau, dan cukup membawa barang bawaan yang lebih ringkas.


  • Umroh Plus
    Selain fokus melaksanakan ibadah, pada penawaran Umroh Plus kegiatannya juga memiliki fokus kegiatan berwisata religi, atau destinasi kota tambahan, dan tentunya dengan durasi Umroh yang jauh lebih panjang. Oleh karena itu, memerlukan kebutuhan pakaian dan barang bawaan yang lebih banyak untuk menyesuaikan beberapa iklim dan suasana, tentunya Umroh Plus memiliki biaya yang lebih tinggi dari Umroh Reguler

*Perbandingan ini bersifat umum, detail tiap paket tetap berbeda antar travel. 

Umroh reguler cocok kalau kamu:

  • Ingin memaksimalkan waktu ibadah dan tidak mau terlalu banyak berpindah.

  • Berangkat bersama orang tua atau lansia yang mudah lelah.

  • Punya cuti terbatas atau anggaran yang ketat.

  • Baru pertama kali umroh dan ingin fokus.

Umroh plus cocok kalau kamu:

  • Sudah pernah umroh dan ingin menambah pengalaman.

  • Suka wisata sejarah Islam dan punya stamina cukup.

  • Punya waktu dan anggaran lebih longgar.

Satu hal yang sering dilupakan adalah pakaian
Di paket plus, kamu berpindah antara suasana ibadah dan suasana wisata, kadang dengan cuaca yang berbeda. Siapkan pakaian berlapis yang mudah dipadupadankan supaya koper tidak membengkak seperti produk dari Hijaberlin. Bahannya yang mengandung anti uv dengan inner tencel yang nyaman digunakan saat beribadah. Untuk umroh reguler, koper bisa lebih ringkas dan fokus pada pakaian ibadah.

Tidak ada pilihan yang lebih baik secara mutlak. Yang terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi fisik, waktu, dan niatmu. Kalau ragu, pilih reguler dulu, karena ibadah utama sudah tertunaikan dan tambahan wisata bisa menyusul di perjalanan lain.