Perlindungan Matahari Saat Umroh: Dari Kepala sampai Kaki

Banyak jamaah mengira hijab dan gamis panjang sudah cukup melindungi dari panas. Kenyataannya, perlindungan matahari saat umroh butuh perhatian lebih karena kamu berjalan di luar ruangan berjam-jam. Berikut cara menyusun perlindungan matahari saat umroh, dari kepala sampai kaki.

  • Kepala

Pilih hijab berwarna terang dan berbahan ringan agar panas tidak terserap. Ciput tipis lebih nyaman dibanding yang tebal. Kalau membutuhkan peneduh tambahan, payung lipat kecil bisa sangat membantu saat berjalan di luar masjid. Untuk ketentuan selama ihram, tanyakan ke pembimbingmu.

  • Mata

Cahaya terik di area terbuka bisa membuat mata cepat lelah dan sakit kepala. Bawa kacamata hitam yang nyaman dipakai, dan simpan dalam wadah keras agar tidak patah di tas.

  • Wajah dan kulit

Oleskan tabir surya tanpa wangi sebelum keluar, lalu ulangi setelah beberapa jam. Pilih produk bertekstur ringan agar tidak terasa lengket di bawah hijab. Pelembap bibir dengan perlindungan matahari juga berguna.

  • Tangan dan kaki

Punggung tangan dan kaki sering terlupa. Pakai manset tipis dan kaos kaki katun untuk melindungi kulit. Lantai marmer yang terpanggang matahari bisa terasa panas, jadi sandal empuk dan kaos kaki sangat membantu.

  • Pakaian

Gamis longgar berbahan adem dengan warna terang memantulkan panas lebih baik. Hindari bahan tebal dan warna gelap untuk aktivitas siang hari.

  • Kebiasaan kecil yang membantu: Jadwalkan aktivitas luar ruangan di pagi atau sore hari, berteduh sejenak jika mulai pusing, minum air putih sedikit demi sedikit sepanjang hari, dan bawa tisu basah tanpa wangi untuk menyegarkan wajah.

Kalau kamu merasa pusing parah, mual, atau lemas berlebihan, segera istirahat di tempat teduh dan hubungi tim kesehatan rombongan.