Banyak jamaah menghabiskan malam terakhir menjejalkan barang ke koper, lalu menemukan koper kelebihan berat dan susah dibuka. Packing koper umroh akan jauh lebih mudah kalau kamu membaginya per lapisan. Dengan packing koper umroh yang terarah, kamu tahu persis di mana setiap barang berada.
Lapisan 1: Dasar koper
Taruh barang yang jarang dipakai dan berat di bagian bawah, dekat roda. Contohnya sandal cadangan, perlengkapan mandi ukuran besar, dan makanan kemasan.
Lapisan 2: Tengah koper
Isi dengan pakaian yang digulung, bukan dilipat, supaya hemat ruang dan tidak mudah kusut. Kelompokkan per hari atau per jenis dalam kantong kain.
Letakkan barang yang paling sering kamu butuhkan saat tiba, seperti mukena, baju ganti, dan pouch kecil berisi perlengkapan hijab.
Tas kabin: yang tidak boleh masuk bagasi
• Dokumen penting dan salinannya.
• Obat pribadi dan P3K kecil.
• Power bank dan kabel.
• Satu set pakaian ganti.
• Uang tunai secukupnya.
Sisakan ruang untuk pulang
Jangan isi koper sampai penuh dari rumah. Sisakan sekitar seperempat ruang untuk oleh-oleh dan barang yang dibeli di sana. Cek batas berat bagasi maskapaimu sebelum berangkat.
Koper yang tertata rapi menghemat waktu dan tenaga, jadi energimu bisa dipakai untuk ibadah.
