Meninggalkan rumah saat umroh berarti meninggalkan anak, pekerjaan, dan banyak urusan harian. Kalau tidak dipersiapkan, pikiranmu bisa tertinggal di rumah dan mengganggu ibadah. Berikut hitung mundur tujuh hari untuk meninggalkan rumah saat umroh dengan hati tenang.
H-7: Rapikan urusan besar
Bicarakan jadwal cuti dengan atasan dan serahkan pekerjaan yang masih berjalan. Selesaikan tagihan atau cicilan yang jatuh tempo selama kamu pergi.
H-5: Siapkan anak dan keluarga
Jelaskan pada anak dengan bahasa mereka bahwa kamu pergi beribadah dan akan kembali. Catat jadwal, alergi, dan kebiasaan anak untuk orang yang menjaga.
H-3: Atur rumah
Bersihkan rumah, buang sampah, dan pastikan stok makanan tidak basi. Cabut listrik yang tidak perlu dan titipkan kunci pada orang terpercaya.
H-2: Selesaikan administrasi
Cek ulang dokumen, tiket, dan uang saku. Simpan salinan di rumah dan kirim salinan digital ke keluarga.
H-1: Pamit dan istirahat
Pamit dan minta maaf pada keluarga dan tetangga. Tidur lebih awal supaya tubuh prima.
Hari keberangkatan
Periksa lagi barang di tas kabin, peluk keluarga, dan berangkat dengan niat yang lurus.
Rumah yang rapi dan keluarga yang tenang membuat hatimu lebih lapang menjalani ibadah.
