Foto bisa menangkap pemandangan, tapi journal umroh menangkap perasaan. Kamu tidak perlu pandai menulis, cukup jawab beberapa pertanyaan setiap hari. Berikut pertanyaan pemantik yang bisa kamu salin ke buku catatan.
Pertanyaan pagi
- Apa yang ingin ku doakan hari ini?
- Siapa yang ingin kuingat dalam doaku?
- Apa satu hal yang ingin aku pelajari hari ini?
- Pertanyaan siang
- Apa yang paling menyentuh hatiku sejauh ini?
- Apa tantangan yang kuhadapi, dan bagaimana aku menyikapinya?
- Siapa orang baik yang kutemui hari ini?
Pertanyaan malam
- Apa yang kusyukuri hari ini?
- Apa kesalahan kecil yang ingin kuperbaiki besok?
- Doa apa yang paling kuhayati?
- Pertanyaan penutup (hari terakhir)
- Apa yang berubah dalam diriku?
- Kebiasaan baik apa yang ingin kubawa pulang?
- Pesan apa untuk diriku tiga bulan lagi?
Tips menulis
- Cukup 5 sampai 10 menit per sesi.
- Tulis jujur, jangan menulis untuk dibaca orang lain.
- Pakai buku kecil bersampul keras agar tahan tas.
- Bawa pulpen cadangan.
Setelah pulang, jurnal ini akan menjadi pengingat agar semangat ibadahmu tidak mudah padam.
