Banyak orang mengira haji dan umroh itu sama, hanya beda nama. Padahal ada beberapa perbedaan penting. Memahami perbedaan haji dan umroh membantumu mempersiapkan niat dan perjalanan dengan lebih tepat. Berikut perbandingannya, dengan catatan bahwa rinciannya bisa kamu perdalam bersama pembimbing.
Waktu pelaksanaan: Haji hanya dilaksanakan pada waktu tertentu, yaitu bulan-bulan haji menurut kalender hijriah. Umroh bisa dilakukan hampir sepanjang tahun, sesuai ketentuan pemerintah Saudi dan travel.
Hukum: Haji termasuk rukun Islam yang wajib bagi yang mampu. Umroh sangat dianjurkan, dan para ulama berbeda pendapat mengenai hukumnya, sebagian menyebutnya sunnah dan sebagian wajib sekali seumur hidup.
Rangkaian ibadah: Umroh terdiri dari ihram, thawaf, sa'i, dan tahallul. Haji mencakup rangkaian lebih banyak, di antaranya wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan Mina, serta melontar jumrah.
Tempat pelaksanaan: Umroh berpusat di Makkah. Haji melibatkan beberapa tempat, yaitu Makkah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Lama pelaksanaan: Inti ibadah umroh bisa selesai dalam waktu relatif singkat. Haji berlangsung beberapa hari berurutan dalam jadwal yang ketat.
Pendaftaran: Haji di Indonesia melalui antrian resmi dan bisa menunggu bertahun-tahun, sedangkan umroh dapat didaftarkan lewat travel resmi tanpa antrian seperti haji.
Satu hal yang sama: Keduanya adalah perjalanan menghadap Allah dengan niat tulus. Persiapan hati, ilmu, dan kondisi fisik sama pentingnya. Kamu tidak harus memilih salah satu, banyak orang berumroh dahulu lalu menyiapkan haji.
Jika kamu masih ragu, tanyakan ke pembimbing atau ustadz agar pemahamanmu sesuai tuntunan yang kamu yakini.
