Banyak calon jamaah sudah rajin menabung dan menyiapkan koper, tapi baru sadar paspornya hampir kadaluarsa seminggu sebelum berangkat. Urusan dokumen memang tidak seru, tapi di sinilah keberangkatan paling sering tersendat. Berikut daftar yang perlu kamu siapkan, diurutkan dari yang paling butuh waktu.
Yang perlu dicek paling awal
-
Paspor. Masa berlaku umumnya minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan. Sebagian travel meminta lebih lama, jadi tanyakan sejak awal.
-
Kesesuaian nama. Nama di paspor, KTP, dan kartu keluarga sebaiknya seragam. Perbedaan kecil bisa memperlambat pengurusan visa.
-
Buku nikah atau akta lahir. Diperlukan untuk membuktikan status mahram, terutama jika berangkat bersama suami, orang tua, atau keluarga.
Yang diurus mendekati keberangkatan
-
Vaksin meningitis. Ini biasanya wajib dan sertifikatnya harus dibawa. Jadwalkan di fasilitas kesehatan resmi.
-
Pemeriksaan kesehatan. Terutama bagi lansia atau yang punya penyakit kronis.
-
Visa. Pada umumnya diurus oleh travel. Tugasmu memastikan berkas yang diminta lengkap dan tepat waktu.
Yang perlu ada di ponsel dan tas kabin
-
Aplikasi Nusuk untuk mengatur izin ibadah tertentu, termasuk ke Raudhah. Ketentuannya bisa berubah, jadi minta info terbaru dari travelmu.
-
Fotokopi dan foto paspor, visa, tiket, dan voucher hotel.
-
Nomor darurat travel dan muthawif.
Tips kecil: simpan satu set salinan dokumen di tas terpisah dari yang asli. Kalau ada yang hilang, kamu tidak mulai dari nol. Dokumen yang beres sejak jauh hari membuat hatimu lebih ringan untuk fokus pada persiapan yang lebih penting: ibadah itu sendiri.
